laporan.abdimarier.or.id – biasanya diadakan dua kali dalam sebulan tepat hari selasa, malam rabu dimulai dari selesai sholat magrib sampai selesai. Namun untuk malam itu dilaksanakan pada hari Selasa, Malam Rabu sebagai refleksi Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Adik-adik santri menyebutnya acara One Night One Hadist, yang dikemas dengan acara Formal seperti biasa yang diawali dengan pembacaan Khosuson, tahlil, sholawat Diba’ dan masuk pada acara inti, adik santri membaca satu hadist yang sedikit ada penjelasan dari pembaca yang nantinya sempurnakan oleh pengasuh Ustadz H. Ahmad Jamil berupa Motivasi, nasehat-nasehat dan penjelasan lainnya.

“Kalau kita masih meninggal Sholat berarti belum merdeka, siapa yang menjajah kita senarnya, Ustadz Muksid ini menjawab, yang menjajah kita adalah setan ” Ucap Ustadz H. Ahmad Jamil memberi penjelasan
Pada saat pembacaan Sholawat Diba’ yang dilanjutkan dengan Mahallul Qiyam terlihat sprit santri dalam pembacaan sholawat ada yang menatap personil tukang terbang, ada sebagian fokos pada pembaca Showalat, Ust. Muksid dan Ustad Wildan yang suaranya menggema dan mendayu-dayu, bahkan yang memang benar-benar khusuk
Pewarta : Syaiful Rijal
Editor : Samsul Arifin







Leave a Comment