Probolinggo, 1 Desember 2025 – Sosok tenaga pendidik Pondok Pesantren Semi dan SMP Abdi Marier kembali menorehkan kiprah positif di dunia pendidikan tinggi. Moh. Rofik, Ketua Immapasi Pusat se-Indonesia sekaligus mahasiswa S2 Pascasarjana Universitas Nurul Jadid (UNUJA) dan tenaga pengajar di SMP Abdi Marier, hadir sebagai pemateri utama dalam kegiatan Semarak Mahasiswa Progresif dan Berprestasi (Semapres) yang diselenggarakan oleh Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Universitas Islam Zainul Hasan (UNZAH) Genggong.
Kegiatan yang berlangsung pada 1 Desember 2025 ini dibuka secara resmi oleh Kaprodi MPI, Dr. Ismatul Izzah, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa seorang pemimpin sejatinya adalah pribadi yang mampu memikul tanggung jawab, memberi keteladanan, dan membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Menurutnya, kepemimpinan tidak hanya ditentukan oleh jabatan, tetapi oleh keteladanan, amanah, dan kemampuan menggerakkan orang lain dalam nilai-nilai kebaikan.
Dalam sesi pemaparannya, Moh. Rofik menyampaikan materi yang menitikberatkan pada penguatan karakter kepemimpinan, strategi berpikir kreatif, serta pembangunan budaya organisasi yang inovatif di lingkungan pendidikan. Ia menekankan bahwa tantangan generasi muda saat ini bukan hanya soal intelektual, namun juga bagaimana membentuk mental yang kuat, adaptif, dan mampu menciptakan perubahan di tengah perkembangan zaman.
“Pemimpin hari ini tidak cukup hanya pandai mengatur, tetapi harus mampu menginspirasi, berinovasi, dan membangun kolaborasi untuk kemajuan bersama,” tegasnya di hadapan peserta.
Antusiasme peserta tampak tinggi selama kegiatan berlangsung. Berbagai pertanyaan kritis dan diskusi aktif muncul, menunjukkan semangat mahasiswa untuk belajar langsung dari pengalaman pemateri. Banyak peserta mengaku termotivasi dan terdorong untuk lebih serius mengembangkan potensi kepemimpinan yang ada dalam diri mereka.
Bagi guru-guru di bawah yayasan Abdi Marier, kehadiran Moh. Rofik sebagai tenaga pendidik menjadi bukti nyata bahwa lingkungan pesantren tidak hanya mencetak santri yang religius, tetapi juga pemimpin muda yang berdaya saing, berwawasan luas, dan mampu berkontribusi di tingkat nasional. Peran beliau sebagai tenaga pengajar SMP Abdi Marier turut menjadi inspirasi bagi para siswa dan guru agar terus bercita-cita tinggi dan berwawasan luas.
Kegiatan Semapres MPI UNZAH ini diharapkan menjadi momentum penting dalam membentuk generasi pemimpin pendidikan yang berintegritas, inovatif, dan visioner, sejalan dengan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan yang selama ini ditanamkan di lingkungan pesantren.
Pewarta : Syaiful Rijal
Editor : Samsul Arifin







Leave a Comment