Haflatul Imtihan Ke-11 Yayasan Abdi Marier Berlangsung Khidmat dan Meriah

Paiton – Yayasan Abdi Marier sukses menyelenggarakan Haflatul Imtihan Ke-11 yang dirangkaikan dengan Pengajian Umum, Pembacaan Sholawat Burdah, serta Wisuda Tahfidzul Qur’an, Tilawah dan Baca Kitab. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 15–16 Februari 2026, dengan rangkaian acara yang penuh khidmat dan antusiasme masyarakat.

Rangkaian Kegiatan Hari Pertama

Pada tanggal 15 Februari, kegiatan diawali dengan pembukaan bazar UMKM yang melibatkan wali muris. Bazar ini menjadi wadah bagi pelaku usaha lokal untuk mempromosikan produknya sekaligus memeriahkan acara haflah.

Selain itu, panitia juga menggelar Lomba Mewarnai tingkat se-Kecamatan Paiton yang diikuti oleh peserta dari berbagai lembaga pendidikan. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas serta mempererat silaturahmi antar lembaga dan masyarakat.

Hari Kedua: Sholawat dan Pengajian Umum

Memasuki tanggal 16 Februari, kegiatan diawali pada pagi hari dengan pembacaan Sholawat Burdah bersama masyarakat dan para santri. Suasana religius dan penuh kekhusyukan terasa menyelimuti area acara.

Pada malam harinya, tepat pukul 19.30 WIB, acara dilanjutkan dengan Pengajian Umum serta prosesi Wisuda Tahfidzul Qur’an, Tilawah dan Baca Kitab yang menjadi puncak kegiatan Haflatul Imtihan ke-11 ini.

Sambutan Ketua Yayasan

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Abdi Marier menyampaikan bahwa mendidik anak bukanlah perkara mudah.

Beliau menuturkan bahwa mendidik tidak hanya sebatas memberikan ilmu, menjaga kebersihan, serta membimbing hafalan dan aktivitas harian di pondok maupun di sekolah. Lebih dari itu, yang terpenting adalah merawat akhlak dan perilaku anak.

“Mendidik anak tidak mudah. Mendidik keilmuannya, kebersihannya, hafalannya, kegiatan setiap hari di pondok dan di sekolah, banyak sebenarnya didikan anak-anak. Namun, yang terpenting adalah merawat tingkah laku anak, adabnya kepada orang tua, guru dan teman. Bagi saya itu bukan perkara yang mudah. Dan bagaimana nasib anak yang ada di luar pondok,” pungkas beliau.

Sambutan tersebut menjadi pengingat pentingnya pendidikan karakter dan adab dalam proses pembinaan generasi.

Data Peserta Wisuda

Pada kesempatan tersebut, peserta wisuda Baca Kitab diikuti oleh 18 santri yang terdiri dari 7 putra dan 11 putri. Sementara itu, wisuda Tahfidz dan Tilawah diikuti oleh 16 santri yang terdiri dari 7 putra dan 9 putri, dengan rincian 11 peserta kategori Juz 30, 1 peserta kategori Juz 1, serta 4 peserta kategori tilawah. Para wisudawan dan wisudawati tampak bahagia dan terharu saat menerima penghargaan atas capaian mereka setelah melalui proses belajar dan pembinaan yang tidak singkat.

Acara Tetap Lancar Meski Diguyur Gerimis

Meskipun pada saat acara sempat turun gerimis cukup deras, seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan dengan lancar sesuai harapan panitia. Antusiasme masyarakat, wali santri, serta para tamu undangan tidak surut hingga akhir acara.

Haflatul Imtihan ke-11 ini diharapkan menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam pembinaan ilmu, hafalan Al-Qur’an, serta pembentukan akhlakul karimah para santri.

Foto : Ra Taufik
Pewarta : Samsul Arif

Bagikan:

Tags

Related Post

Leave a Comment